Pages

tempat wisata di cirebon yang perlu anda kunjungi

tempat wisata di cirebon yang perlu anda kunjungi - Cirebon adalah kota terakhir merupakan kota salah satu kota transit yang berada di antara Jawa Barat dan Jawa Tengah. Terletak di pesisir Laut Jawa pada posisi 108° 33′BT dan 6° 41′LS. Jarak dari Jakarta ±240km via pantura, dan ±134km dari Bandung, yang diukur berdasarkan data google maps. Rata-rata suhu Cirebon berkisar 24º-32ºC. Sebagai kota pelabuhan, Cirebon berkembang sangat pesat sebagai pusat bisnis dan pariwisata. Pembangunan hotel, mall, dan sarana bisnis di Cirebon pun sekarang makin ramai. Hotel-hotel dari taraf internasional sampai hotel murah pun tersedia.
Berikut adalah tempat wisata Cirebon yang layak untuk dikunjungi :

1. Mesjid Agung Sang Cipta Rasa

tempat wisata di cirebon yang perlu anda kunjungi
Mesjid yang diprakarsai oleh sunan Gunung Jati dan melibatkan sunan yang lain ini dibangun pada tahun 1498. Menurut cerita yang beredar di Cirebon mesjid ini dibangun hanya dalam tempo satu malam. Mesjid ini memiliki bentuk arsitektur yang unik dan indah. Mesjid ini dinamai Sang Cipta Rasa karena merupakan pengejawantahan dari rasa dan kepercayaan. Penduduk Cirebon pada masa itu menamai mesjid ini Mesjid Pakungwati karena dulu terletak dalam komplek Keraton Pakungwati.

2. Keraton Kacirebonan

keraton kacirebonan
Bukti kekayaan dan keunikan kota Cirebon dapat ditemui bila berkunjung ke tempat ini. Keraton yang dibangun pada tahun 1800 M ini merupakan tempat yang sangat teduh dan nyaman serta menyimpan benda-benda peninggalan kejayaan Cirebon. Jika berkunjung pada bulan Rabi’ul Awal (bulan dalam Islam), maka di tempat ini biasanya diadakan pelaksanaan adat Cirebon yang syarat makna.

3. Keraton Kasepuhan

keraton kasepuhan
Keraton Kasepuhan dibangun pada tahun 1529 oleh Pangeran Mas Mochammad Arifin II yang merupakan cicit dari Sunan Gunung Jati, yang menggantikan tahta dari Sunan Gunung Jati pada tahun 1506, beliau bersemayam di dalem Agung Pakungwati Cirebon. Dahulu keraton ini bernama Keraton Pangkuwati, nama yang diambil dari nama Dewi Pangkuwati binti Pangeran Cakrabuana yang menikah dengan sunan Gnung Jati. Pengambilan nama Pangkuwati bertujuan untuk mengenang jasanya manakala ikut membantu memadamkan kebakaran yang menimpa Mesjid Agung Sang Cipta Rasa.

4. Keraton Kanoman

keraton kanoman
Bagi pecinta wisata budaya, keraton Kanoman merupakan tempat yang tepat untuk dikunjungi. Keraton ini dibangun pada tahun 1588 M dan menyimpan banyak kekayaan dan budaya yang mengandung nilai historis Kota Cirebon. Perasaan sejuk akan terasa ketika memasuki komplek keraton ini, dikarenakan terdapat pohon rindang yang tinggi yang seolah-olah memayungi setiap langkah jejak kita.

5. Taman Ade Irma

taman ade irma
Taman Ade Irma yang memiliki luas area 2,5 Ha, merupakan wahana rekreasi yang asri dan edukatif. Tempat rekreasi ini menyediakan wahana permainan seperti kemidi air, panggung hiburan, kereta badut, sepeda air, perahu wisata, boom-boom car, dan lainnnya. Taman Ade Irma juga memiliki koleksi aneka satwa yang dapat menambah wawasan pengetahuan tentang dunia hewan.

6. Situs Kalijaga

situs kalijaga
Tempat ini dahulu merupakan peninggalan bersejarah sunan Kalijaga pada saat menyiarkan agama Islam di Cirebon. Keunikan dari tempat ini selain teduh dan menyegarkan adalah merupakan habitat asli sekumpulan kera jinak dan kerap turun menghampiri pengunjung yang memberi makan.

7. Gua Sunyaragi

sunyaragi
Belum lengkap rasanya jika tidak berkunjung ke Gua Sunyaragi. Situs ini dibangun pada tahun 1730 atas prakarsa Patih Kasepuhan yang bernama Pangeran Arya Cirebon. Tempat ini merupakan tempat menyepi dan peristirahatan sultan keraton Kasepuhan dan keluarganya. Bentuk yang unik dan artistik menjadikan tempat ini paling diburu oleh para wisatawan domestik dan mancanegara.

8. Pantai Kejawanan

Menikmati sunrise dan suasana laut yang menawan, menjadi nilai tambah tersediri di pantai ini. Selain itu juga terdapat pemandian alami yang berkhasiat untuk mengobati penyakit luar. Di sana juga kita bisa berwisata keliling pantai dengan menggunakan perahu motor milik nelayan dan juga disewakan perahu karet dengan tarif mulai seharga lima ribu Rupiah hingga sepuluh ribu Rupiah per perahu setiap satu jamnya,saat libur lebaran/jika sedang beruntung kita bisa melihat kapal nelayan/kapal tunda karena letaknya dekat dengan Pelabuhan Cirebon dan kita bisa berfoto di atas perahu dan melihat nelayan membawa hasil laut. Jika perut mulai terasa lapar, dipinggir pantai kita bisa makan seafood dengan pemandangan ke arah laut.

9. Paguron Kaprabonan

Bangunan yang didirikan pada tahun 1703 M oleh Adipati Peguron ini merupakan tempat tinggal beliau yang memutuskan untuk meninggalkan dunia keraton dan memilih mendalami ilmu agama. Di dalam tempat ini terdapat sebuah pesantren yang menjadi tempat untuk menimba dan mengajarkan ilmu agama.